Tampilkan postingan dengan label CATATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CATATAN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Januari 2026

 اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ

Sayyid, Syarif, Habib, Habaib merupakan gelar yang diperuntukkan untuk dzuriah / keturunan Rasulullah SAW dari Sayyidah Fatimah Az-Zahra dengan Sayyidina Ali Bin Abi Tholib Karramullah Wajhah RA (Anak, Cucu & keturunan keturunannya hingga hari kiamat),


Bagi Sayyid, Syarif, Habib, Habaib tidak meminta dirinya sebagai dzuriah / keturunan Rasulullah SAW itu semua sudah Takdir dari Alloh SWT yang sudah tertulis di Kitab Lauhul Mahfuz, karenanya sangatlah beban & berat menyandang sebagai dzuriah / keturunan Rasulullah SAW jikalau akhlak & keilmuannya tidak seperti Walid / Datuq - Datuqnya hingga ke Rasulullah SAW,


Saat ini dari fenomena yang ada, mungkin bisa dikatakan ada yg mencoba (pihak yg berkepentingan khusus) untuk mengadu domba antara kyai dengan dzuriah Rasululloh SAW ataupun sebaliknya, kiranya perlu kita sadari, bahwasanya dari kalangan dzuriah Rasululloh SAW menitik beratkan pada "Dipuji tidak terbang dihina tidak tumbang",


Oleh karenanya sepatutnya kita semua mempertebal iman, Islam kita agar menjadi Ihsan yang sejati serta jauhhi dan tinggalkan godaan syaitan iblis yang selalu mengajak kita masuk kedalam siksa neraka & siksa kubur,


Teruslah Istiqomah beribadah & taat serta takwa kepada Alloh SWT & RasulNya serta mengimani rukun iman & menjalankan rukun Islam yang mana dengan itu ; mudah-mudahan kita termasuk umat Rasulullah SAW yang dapat SyafaatNya di Yaumil Masyar,


Janganlah kita mengada-ngada sesuatu hal apapun apalagi tentang Agama Islam dari akar hingga buahnya karena semuanya itu sudah hak mutlak Alloh SWT & RasulNya, kita hanya pengikut Rasululloh SAW yang mudah - mudahan Rasululloh SAW menganggap kita semuanya adalah UmatNya : Aamiin Yaa Robbal Alamiin.


Wallahul Muwaffiq ila aqwamith thariq wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Dari berbagai sumber dan literatur.

Senin, 29 September 2014

Aku kerja bukan semata-mata karena gaji.
Aku kerja bukan semata-mata karena ingin mendapatkan penghargaan.
Aku kerja bukan semata-mata karena ingin tampil beda.

Aku bekerja hanya mencari kemurnian arti persaudaraan, untuk arti kehidupan yang hakiki.
Aku bekerja hanya mencari kesalahanku, untuk intropeksinya.
Aku bekerja hanya mencari keridhoan sang pemberi kerja dan sesama pekerja.
Aku bekerja hanya ingin kehidupan setelah ini lebih baik dari sebelumnya.


Tinggikanlah martabat, harkat & derajat ini dihadapanMu Yaa Alloh, walaupun rendah dihadapan MakhlukMu. (Mursyid)

Jumat, 12 September 2014

Realitas menjawab dengan gamblang, bahwa kini umat Islam telah di kambing hitamkan oleh umat lainnya, ingattan kita menjawab ketika perpisahhan demi perpisahan selalu terjadi dikalangan umat Islam walhasil, banyak golongan-golongan baik berupa organisasi, forum maupun yang lainya saling bertumpang tindih (convergensi).
“Orang-orang yahudi dan nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.”(Qs. Al-Baqarah [2] : 120)

Perbedaan faham yang menjadikan mereka berbeda-beda, yang menghasilkan debat dan debat (debat kusir) yang menjadikan putusnya persaudaraan antar umat Islam. Seharusnya perbedaan itu menjadikan keanekaragaman bukan menimbulkan kehancuran dalam Islam. Timor Tengahpun menjadi saksi hidup akan proses hancurnya kejayaan Islam.


Saat-saat kehancuran umat Islam tiba, ketika Rasulullah SaW menemui titik kewafattannya, tatkala terjadi perbedaan pemikiran (ushulludin) siapa yang menjadi pemimpin umat ketika rasulullah wafat. Syiah dan Sunnipun saling bersih keras untuk menjadikan pemimpinnya sebagai pemimpin Rasul bukan pengantinya sebagai Nabi atau Rasul.


Siapakah yang harus bertanggung jawab atas semua kehancuran persaudaraan umat Islam ini?. Semua umat Islam bertanggung jawab atas ini semua, tetapi sesuatu yang mengharuskan untuk menjadikan Islam kembali pada satu titik atau titian Rasul yakni dari keluarga nabipun sendiri (Al-Alawiyyin) yang membawa amanah dari kakek buyutnya.


Tapi alangkah ngirisnya, ketika masih dikunjungi diantara mereka, keluarga Alawiyyin suatu perpisahhan demi perpisahhan, yang menjadikan perbedaan demi perbedaan, baik perbedaan martabat dikarenakan harta, perbedaan harkat dikarenakan kekuasaan, perbedaan suku dikarenakan poligami, padahal mereka satu nasab, yakni keturunan Rasulullah SaW sehingga makin hancurnya tali persaudaraan umat Islam kini.


Adapun Allah SwT telah memperingatkan sebelumnya seperti firmanNya,“Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? Mereka itulah orang-orang yang dila’nati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka.” (Muhammad: 22-23)


Logiskah ketika perpisahhan terjadikan dikarenakan warisan (Harta), logiskah pertengkaran terjadi dikarenakan kekuasaan (Ilmu), logiskah sifat acuh tak acuh hadir dikarenakan adanya poligami? Lantas bumi dan langitpun secara serentak menjawab tak logis dan tak wajar ketika satu aliran, satu nasab, dan satu jenis terjadi kesenjangan seperti ini.


Oleh karenanya, Rasulpun mengambil alih dalam permasalahan ini ketika haji wada, “Waspadalah kamu, janganlah kamu berbalik sepeninggalku kelak seperti kaum kafir, yaitu perang saudara diantaramu”. (Hr. Muslim)


Dihadist yang lainnya, Rasulullah bersabda,”Tiada akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan kekeluargaan”.(Muttafaq ‘alaihi). Lantas apa yang harus kita lakukan untuk memperbaikki kerusakkan persatuan umat islam kini. yaitu, tanamkan rasa kesadaran bahwa kita adalah satu aliran yakni aliran Islam, satu jenis yakni umat manusia, dan pentingnya satu nasab yakni satu saudara, harus menolong apa yang harus ditolong, memberi apa yang harus diberi, dan menerima apa yang harus diterima sehingga melekatlah rasa kesadaran akan hak dan kewajiban masing-masing sebagai makhluk tuhan.


Seandainya umat manusia selalu mencari perbedaan maka tak dapat kita pungkirri akan terjadi perang dunia, tapi bilamana manusia selalu mencari persamaan daripada perbedaan, maka akan terjadi perdamaian dunia, lantas supaya umat Islam tak dapat terkontaminasi oleh faham yang rusak, maka kembalilah kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah agar kita terlepas dari malapetaka baik didunia maupun di akhirat.

Seperti Riwayat berikut : Telah menceritakan kepada kami Yahya yang berkata telah menceritakan kepada kami Jarir dari Hasan bin Ubaidillah  dari Abi Dhuha dari Zaid bin Arqam yang berkata Nabi SAW bersabda “Aku tinggalkan untuk kalian yang apabila kalian berpegang-teguh kepadanya maka kalian tidak akan sesat yaitu Kitab Allah azza wa jalla dan ItrahKu Ahlul Baitku dan keduanya tidak akan berpisah hingga kembali kepadaKu di Al Haudh [Ma’rifat Wal Tarikh Al Fasawi 1/536]
Habib Syaugi Ernesto Bin Moch Taufik Bin Yahya

Kamis, 11 September 2014




SEWA
SERTIFIKAT PPJK
SERTIFIKAT AHLI KEPABEANAN
SERTIFIKASI AHLI 
KEPABEANAN
: BILA BERMINAT CHAT / TLPN  KE : 
082299994783

Senin, 25 Agustus 2014


Disaat dimana setiap detik, menit & jam menjadi hal berharga dalam hal percintaan, hal untuk dicintai dan mencintai. Realitas cintapun bersemi diantaranya untuk selalu berusaha saling membaurkan rasa kasih & sayang.
Adapun kubuat catatan ini, karena ada beberapa hal yang ingin aku sampaikan dengan "JUJUR & TULUS" kepadamu walau aku belum tahu siapa dirimu.
Aku ingin bercerita kepadamu sebuah kisah, sebuah kisah yang sangat menyiksaku dalam terangnya siang yang diracuni malam yang selalu menari-nari dalam hatiku.
DULU hingga KINI kurasakan "HATI INI KOSONG" entah mengapa kosong & kosong
Setiap hati mempunyai rasa yang berbeda-beda & unik, mungkin dikarenakan itu Tuhanpun menyatukan hatimu dan hatiku.
^Jujur^
Hatiku kinipun masih terkiang akan masa lalu, yang dimana rasa rindu, benci, marah, sedih & kecewa dll dipendam hingga penuh luka dihatiku. Kuharapkan atas kamu "Jujur" atas apapun perasaan terhadap aku, hingga hatiku merasa tenang & damai.
^Apa Adanya^
Hidup tenang didunia bila segala keinginan menutupi segala kebutuhan. Urusan dunia akan lancar bila dijalani dengan "Apa Adanya", Apa Adanya terhadap kelebihan & kekurangan yang kita miliki serta saling menutupi atau melengkapi kekurangan dengan kelebihan yang dimiliki.
Mudah-mudahan kehidupan yang kita jalani didunia dengan apa adanya menjadikan dunia ini sebagai ladang Amal & Ibadah untuk memperlancar kehidupan-kehidupan yang tercipta untuk kita.
^Tanpa Syarat^
Kita bersama-sama mengakui bahwa setiap urusan dunia maupun kehidupan setelahnya nanti, pastinya mempunyai syarat, syarat lancar atau tidaknya untuk kehidupan tersebut.
Namun hati mempunyai kehidupan tersendiri, karena kehidupan dihati tidak ada syarat (Tanpa Syarat) dalam mengarungi kehidupan dihati ini.
Hatimu & hatiku menjadi saksi, bila rasa sayang, rindu & cinta dijalani dengan adanya syarat, maka itu akan memperburuk atau merusak keindahan yang ada dihati kita.

#Semoga Tuhan Mempertemukan Kita disaat Yang Tepat, Terbaik & Teristimewa# Amien. 

Sabtu, 09 Agustus 2014


Betapa Umat Muslim menginginkan menjadi Umat Baginda Rasululloh SAW:
Al Imam Ali RA berkata:
Ciri-Ciri Umat Baginda Rasululloh Saw saat menghadap Alloh di Yaumul Masyar:
1. Wajahnya Kekuningan karena Tidak Tidur Malam
2. Matanya rusak karena banyak Menangis
3. Punggungnya bungkuk karena Banyak Berdiri
4. Perutnya kempis karena Berpuasa, dan
5. Bibirnya Kering karena Berdo'a

Mudah-mudahan kita yangg mengaku Umat Baginda Rasululloh Saw mengikuti apa yang telah diwasiatkan pada kita. ^_^

Ketika Tanah & Api Hadir Secara Bersamaan,

Bumi Akan Menjadi Tandus & Gersang;

Tumbuh-Tumbuhan Tidak Bsa Tumbuh Subur,

Hewan-Hewan Tak Mampu Melangsungkan Hidup.

Ketika Tanah & Air Hadir Bersamaan,

Bumi Akan Menjadi Lembab & Banjir;

Ini Mengancam Keberlangsungan Manusia, Tumbuhan & Hewan.

Ketika Air & Panas/Api Hadir Bersamaan,

Di Mana-Mana Terjadi Keributan,

Karena Keduanya Lebih Suka Menonjolkan Diri:

MERASA PALING UNGGUL.

Untuk Itu Tuhan Ciptakan Mereka Secara Bersamaan,

Bumi Menerima Air Yang Dibawa Angin,

Agar Terjadi Keseimbangan,

Panas Ikut Menstabilkannya, Sehingga Terciptalah Kehidupan.

Bumi Menjadi Subur & Sedap Dipandang Mata.

SEMUA MAKHLUK BERSUKA CITA ^_^

 

Terima kasih buat Allah SWT, Rasululloh, Keluargaku, Guru-guruku & Teman-temanku adanya KALIAN MEMBUAT HIDUPKU BERARTI ^_^

Jasad MANUSIA mulia karena ROHNYA 
Tubuh MANUSIA itu disebut MANUSIA... 
karena MATA, TELINGA, atau LIDAHNYA... 
MAKA apa bedanya antara MANUSIA & GAMBAR MANUSIA DIDINDING??

Ilahi...
Benarkah Engkau akan menyiksaku setelah aku beriman kepada-Mu?
Benarkah Engkau akan menjauhiku setelah aku mencintai-Mu?
Benarkah Engkau akan menolakku setelah aku mengharapkan rahmat & maaf-Mu?
Benarkah Engkau akan menghempaskanku setelah aku berlindung dengan ampunan-Mu?
Demi wajah-Mu yang mulia...
Tidak mungkin Engkau mengecewakanku
Duhai, diriku!!
untuk kecelakaankah ibu melahirkanku?
untuk kesusahankah Engkau memeliharaku?
Ah...alangkah baiknya
bila ibu tidak melahirkanku & Engkau tidak memeliharaku.
Ah...alangkah baiknya sekiranya AKU TAHU Engkau jadikan aku pemilik bahagia yg Kau istimewakan dgn kedudukan di dekat-Mu sehingga tenang hatiku & tentram diriku.

Terima Kasih atas segala keindahan & kebahagian yang telah diberikan Alloh, Keluarga & Teman-temanku kepadaku, o_o
Syaugi Ernesto Yahya
082299994783 - INDONESIA
HELAAN NAFAS MENGHADIRI;
PANAS TERIK MEMBAKAR KULIT;
GELOMBANG PASANG SIAP DIUJUNG PINTU;
MENYULURKAN TANGANNYA, PENUH RACUN;
LEMPENGAN LONTARPUN TURUT MEMBANTU;

BADANKU,BERTEBURAN DEBU;
SENGSARA,MEMBUAT KESENGSARAAN;
APA DAYA PERTOBATAN!!!
SAAT CINTA URUNG DATANG;

KUBERDIRI DIATAS JARI-JEMARI;
SIMPUL SYARAF,TAK ADA RANGSANG;
BAGAIKAN PATUNG LIBERTY;
MERASA BANGGA WALAUPUN HATI TERKIKIS...

...KUHARAPKAN...ATAS KAMU...
MEMBAWA SEPERCIK API DIATAS KEGELAPAN;
MENGGAPAI CINTA HAKIKI;
HIDUP,TIDUR DIALAM TENANG.

RA 0307-009-059-6
Gaya bahasa tubuh menyimpulkan perasaaan hati,saat dimana suara hati dan fikir menyatu, untuk menyimpulkan arti sahabat.sahabat merupakan api,api yang membakar semangatku untuk sukses namun sahabat kadangkali menjadi air dan lautan, saat mana hati dan fikiranku sedang gundah gelisah dan menjadikan pola fikirku luas seluas hamparan laut.
            Ketika sahabat tak ada dikedipan mata, hidupku bagaikan untaian benang basah yang didirikan, ingin berdiri tapi kaki tak mampu menompang kuat. Manakala hati turut termenung saat SAHABAT SEJATI tak ingin menjadi INSAN SEJATI bagiKU dan DIRINYA
            Dunia adalah tantangan untuk majucobaan untuk sabar, dan musibah untuk berubah. Kiasan realitas dunia tak mungkin menjadi bunga yang mekar, bila tak ada air dan matahari dan dilautan tak mungkin ada ombak bila angin dan cuaca tak mensponsorri.
Dan pelajaran analogi diatas merupakan pelajaran arti sahabat. Aku…Bunga, Kalian…Matahari, dan Aku…Ombak, Kalian…Angin dan Cuaca.
Dikeningku teringat bahwa,”Manusia adalah tempatnya salah” ujar salah satu guruku kepadaku. Maka sahabat adalah “Solusi atas itu” ujarKu
Maafkanlah dan lupakanlah kesalahan serta kekhilaffanku Wahai Sahabat…agar hati nan jiwa ini bisa tenang dan tidur dialam tenang....
Dan jadikanlah persahabatan kita sebagai Perintis KebahagianPerintis Kedamaian Dan Perintis Penerus Pemimpin Bagi Keluarga, Masyarakat, Bangsa dan Negara. Amin


”dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk.”
(Qs. Ar-Ra’d [13] : 21)

Syaugi Ernesto Yahya
082299994783 - INDONESIA

Categories

Total Tayangan Halaman

CALCULATOR






Popular Posts

VISITOR BOOK

DIGITAL PLAYER

AL - QUR'AN